14 Jun 2011

Bahasa Indonesia Masuk Kurikulum di Australia


VIVAnews - Dunia pendidikan di Australia kian serius menjadikan bahasa Indonesia sebagai bagian dari kurikulum mereka. Buktinya, Bahasa Indonesia termasuk salah satu mata pelajaran bahasa asing yang ditawarkan di sekolah-sekolah Negeri Kanguru itu.

Fakta ini diungkapkan Peter Mackey, pejabat pendidikan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta. "Di sekolah-sekolah Australia, selain mengajarkan bahasa Eropa, kami juga mengajarkan bahasa Asia. Bahasa Indonesia, sebagai salah satu bahasa Asia, turut diajarkan secara signifikan," kata Mackey.

"Kemampuan belajar bahasa dan budaya Indonesia diharapkan dapat menunjang pengetahuan para siswa dalam bidang geografi, juga sebagai persiapan kalau-kalau ada yang berniat melanjutkan studi ke Indonesia," lanjut Mackey dalam "Simposium Pendidikan Internasional Australia-Indonesia" di Jakarta hari ini.

Mackey mengungkapkan bahwa makin populernya Bahasa Indonesia di Australia tak lepas dari makin banyak pelajar nusantara yang menimba ilmu di negaranya sejak 1950an. Pada 2010, tercatat 18.000 pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di berbagai lembaga pendidikan Australia.

"Angka ini semakin meningkat setiap tahunnya, dan hal ini semakin mempererat hubungan kedua negara dalam bidang pendidikan," ujar Mackey.

Dia juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan Australia menjalin kemitraan yang sangat baik dalam bidang pendidikan. Australia bahkan menyediakan anggaran kurang lebih Rp4,5 milyar untuk kerjasama pendidikan bilateral.

Beberapa figur lain yang menjadi pembicara dalam simposium di Jakarta itu antara lain Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Fasli Jalal; perwakilan Bank Dunia, Chris Smith; Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Irwandi Arif; dan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Dewi Irawaty.
• VIVAnews

Trans Studio Bandung : Wahana Rekreasi Keluarga Terbaru 2011

Jumat (8/4) telah dilakukan acara topping off sebuah Theme Park Trans Studio Bandung yang berada di kawasan Bandung Super Mall. Pembangunan kawasan wisata yang terpadu ini  memiliki luas 4,2 hektare dan memiliki nilai investasi mencapai 2 Triliun (Pikiran rakyat, 8/4).
trans-studio-bandungHanya dalam hitungan hari lagi warga Bandung akan menikmati fasilitas rekreasi keluarga. Bulan Juni 2011, Trans Studio Bandung yang mengklaim sebagai taman rekreasi indoor terbesar di dunia mempersiapkan 20 wahana hiburan untuk seluruh keluarga yang tentunya menyenangkan, dilengkapi dengan atraksi-atraksi spektakuler untuk menghibur para pengunjungnya. Mau tahu ada apa saja 20 wahana tersebut? Silakan simak ringkasannya berikut ini :

    1. Yamaha Racing Coaster
    2. Jelajah
    3. Giant Swing
    4. Transcar Racing
    5. Vertigo
    6. Negeri Raksasa
    7. Amphitheater
    8. Dunia Lain
    9. Marvel 4D Simulator
    10. Sky Pirates – Zeppelin Ride
    11. Dragon Riders
    12. Pulau Liliput – Softplay
    13. Kong Climb – Wall Climbing
    14. Cinemagic
    15. Petualangan si Bolang
    16. Black Heart’s Pirate Ship – Softplay terbesar
    17. Trans Broadcast Museum
    18. Trans Science Center
    19. Trans City Theatre – Pertunjukan Setara Broadway
    20. Special Effect Show
Sedikit bocoran informasi, wahana yang ada tersebut menawarkan petualangan dan sensasi baru di dunia hiburan khususnya untuk warga Bandung. Akan ada wahana roller coaster tercepat di dunia, dengan adanya manuver mundur, lalu melaju dengan 120 km/jam dalam waktu 3,5 detik sampai ketinggian 50 meter. Ada pula wahana untuk merasakan sensasi terjatuh dari air terjun dengan ketinggian 13 meter. Untuk yang ayunan, ada wahana ayunan berputar raksasa pertama di Indonesia.  Anda yang menyenangi otomotif, dapat mencoba merasakan bagaimana menjadi pembalap dalam sirkuit sesungguhnya. Wahana lain yaitu berupa kincir raksasa di dalam ruangan yang berputar 360° di ketinggian. Wahana lainnya adalah wahana yang dibuat dengan konsep seolah-olah kita siap dijatuhkan oleh raksasa dari atas gedung lantai 5.

trans studio bandung 

Bagi yang senang menonton pertunjukkan ada pula wahana untuk melihat unjuk kemampuan berkelas dunia dengan spesial efek spektakuler. Tak ketinggalan pula wahana tempat menguak misteri tempat berhantu, menurut legenda Bandung.
Hal menarik lainnya dari Trans Studio Bandung ini adalah seluruh bangunan berada di dalam ruangan (indoor) dan rentang usia pengunjung yang diharapkan adalah mencakup anak-anak, remaja, dan dewasa sehingga lebih cocok kalau wahana ini disebutkan sebagai wahana wisata dalam kota untuk keluarga.
Pengembangan kawasan wisata terpadu ini ditujukan pula bukan hanya untuk wisatawan domestik saja, tetapi membidik pula wisatawan yang berasal dari negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, ataupun negara-negara di benua Asia lainnya.
Buat warga Bandung siap-siap nih, apakah kita mau menjadi penonton saja, wisatawan lokal, pekerja disana atau memanfaatkan peluang besar dari bergulirnya sebuah bisnis hiburan ini?! Tentunya semua berpulang kepada diri kita masing-masing. Namun tentunya, akan lebih besar lagi manfaatnya jika Anda mampu membuka peluang bisnis dari adanya momen ini. Semoga!
sumber : google

10 Jun 2011

50 Kereta buatan Inka bakal selesai tahun ini

PT Industri Kereta Api (Inka) tahun ini berencana menyelesaikan pembangunan 50 unit kereta senilai sekitar Rp160 miliar pesanan Departemen Perhubungan.
Direktur Utama Inka Roos Diatmoko mengatakan pesanan Dephub itu mencakup 37 unit kereta api (KA) baru kelas ekonomi dan 20 unit KA rehabilitasi untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang saat lebaran.
“Kami akan berusaha memenuhi semua pesanan itu tahun ini, tapi secara bertahap,” katanya di Jakarta, akhir pekan lalu
Dia menjelaskan pihaknya akan menyelesaikan pesanan 37 unit kereta baru dengan masing-masing 10 unit yang akan dikirimkan sebelum lebaran dan sisanya setelah hari raya.
Roos mengungkapkan saat ini kapasitas terpakai Inka telah mencapai di atas 80% atau meningkat signifikan dari tahun lalu yang hanya 60%. Peningkatan utilisasi itu, jelas dia, didorong oleh peningkatan pesanan kereta dan gerbong baru, baik dari PT Kereta Api (KA) maupun Departemen Perhubungan. “Kami agak kesulitan memenuhi karena pesanan terus bertambah.”

Dephub sejak tahun lalu telah memesan sekitar 78 unit kereta penumpang kelas ekonomi untuk mendukung angkutan KA komuter DKI Jakarta serta Jawa dan Sumatra dengan nilai sekitar Rp132 miliar.
Pesanan PT KA
Sementara itu, PT KA juga mengajukan komitmen pemesanan sebanyak 92 unit gerbong dengan rincian 10 unit kereta barang (gerbong), 32 gerbong kontainer, dan 50 gerbong batu bara. Nilai pesanan dari PT KA tersebut diperkirakan mencapai Rp50 miliar.
Sekretaris Perusahaan Inka Bambang Sundjaswono sebelumnya mengatakan Malaysia dan Australia berminat memesan kereta buatan perusahaan tersebut.
Malaysia berencana memesan kereta penumpang, sedangkan Australia memesan under frame kereta datar senilai Rp10 miliar.

Dia menjelaskan pesanan Malaysia merupakan lanjutan dari beberapa kali pesanan sebelumnya. Inka sebelumnya pernah mengirimkan pesanan gerbong berpendingin (bogie refeer flat wagon) untuk angkutan makanan segar sebanyak 55 unit kepada Kereta Tanah Melayu Malaysia.
Khusus untuk pesanan Australia, papar Bambang, masih dalam pembicaraan intensif kedua belah pihak.
Source :Bisnis Indonesia

Pesawat Jet Tempur pertama buatan Indonesia senilai US$8 miliar


BANDUNG (Bisnis.com): Di bidang penguasaan teknologi pesawat terbang, Indonesia telah terkenal sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memproduksi dan mengembangkan pesawat sendiri. Walaupun di bidang pemasaran produksi pesawatnya sendiri harus kita akui kita masih kalah bila dibandingkan dengan Brazil, yang mengembangkan EMBRAER dan memasarkannya ke seluruh dunia.

Akan tetapi, beberapa tahun belakangan ini, beberapa negara mulai mengalihkan perhatiannya ke pesawat buatan Indonesia, sebut saja Malaysia, Pakistan, UAE, Philipina, dan Korea Utara, serta beberapa negara lainnya. CN-235 tampaknya akan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di beberapa tahun kedepan setelah lebih banyak negara yang sadar akan kehandalannya. Malaysia sendiri berencana memesan 4 pesawat tambahan untuk menambah jumlah pesawat CN-235 yang sudah mereka miliki (source)


Anda pasti berfikir, dengan semua kapasitas dan teknologi yang dimiliki Indonesia, kenapa sampai sekarang Indonesia belum membuat Jet tempur ?
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya siap berkerja sama dengan Korea Selatan mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur senilai US$8 miliar yang ditawarkan pemerintah negara tersebut kepada Indonesia.
Direktur Integrasi Pesawat PT DI Budiwuraskito mengemukakan sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mampu mengerjakan pesawat tempur sejenis T-50 Golden Eagle yang merupakan pengembangan pesawat oleh Korea Selatan-Amerika Serikat.
“Kalau memroduksi sendiri [pesawat tempur] belum bisa, tetapi kalau bergabung dengan Korea Selatan bisa terlaksana,” katanya kemarin.
PT DI memiliki pengalaman dalam bidang kualifikasi dan sertifikasi dalam memproduksi pesawat-pesawat yang berkecepatan rendah seperti CN-235.
Sementara itu, Korea Selatan berpengalaman dalam memroduksi pesawat berkecepatan tinggi atau melebihi kecepatan suara (1 mach) T-50 Golden Eagle.
“PT DI memiliki lahan, laboratorium, ruang perakitan, sumber daya manusia, dan lain-lain. Jadi sebetulnya tinggal penggabungan teknologi saja,” katanya.
Budi mengatakan pengembangan dan pembangunan model pesawat yang ditawarkan Korea Selatan baru untuk jenis tempur (fighter), sementara pengembangan model pesawat jenis lainnya seperti jenis stealth (siluman), belum masuk program.
Dia menilai kerja sama pengembangan pesawat tempur kemungkinan bisa diwujudkan pada tahun ini setelah pemerintah Korea Selatan memberikan lampu hijau atas program kerja sama. “Pemerintah Korea Selatan tinggal menunggu persetujuan parlemennya dalam program pengembangan pesawat ini,” katanya.
sumber:  http://richardyusan.wordpress.com

6 Jun 2011

PT KA Luncurkan Kereta Batik

JAKARTA - Satu lagi inovasi dilakukan PT Kereta Api (KA). Kemarin perusahaan milik negara tersebut meluncurkan kerata api batik. Seperti namanya, interior gerbong penumpang dan kereta makan didesain serbabatik. "Batik harus kita lestarikan dengan berbagai cara. Sebab, ini kekayaan bangsa kita. Melalui launching kereta batik ini semoga makin mencintai batik dan penggunanya bertambah nyaman," kata Jero Wacik, menteri kebudayaan dan pariwisata, saat peluncuran kereta api batik di Stasiun Gambir, Jumat (20/5).Namun, sayangnya, belum semua jalur bisa dilayani KA batik. Sebab, hingga kini baru tiga unit KA yang melayani tiga jalur. Yakni, KA Argo Jati (Jakarta-Cirebon), Argo Lawu (Jakarta?Solo), dan KA Parahyangan (Jakarta-Bandung)

  Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan mengatakan, kreasi kereta bermotif batik itu merupakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan kepada penumpang. "Kereta api ini juga memiliki potensi untuk ikut serta mempromosikan pariwisata Indonesia 2011 terkait branding Wonderful Indonesia," katanya. "Diharapkan dapat terjadi sinergi yang harmonis antara transportasi kereta api dan industri pariwisata Nusantara, khususnya Jawa dan Sumatera," sambungnya.

Ke depan, kata Ignatius, tiap jurusan KA akan memiliki rangkaian kereta bermotif batik. "Ini merupakan kepedulian PT KA dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia," ujarnya.
  sumber: google